![](http://d.wapday.com:8080/animation/ccontennt/11665-f/black_man_teacher_rea.gif?__sid=ggl&lang=id)
Ada
4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun
kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama
agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.
mahasiswa
B: “iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkot…nya meletus.”
Mahasiswa
C: “iya kami kasihan sama supirnya…. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.”
Mahasiswa
D: “oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian
susulan.”
Sang
dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan.
Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta
mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda.
“Ah,
mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada
2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal
kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.
Soal
pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan
dengan senyum senyum.
Giliran
membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.
Di
soal kedua tertulis:
“Kemarin,
ban angkot sebelah mana yang meletus..?
*Hikmah: Sekecil apapun kebohongan yg kita lakukan tetap akan terungkap.
Dan sebuah kebohongan bukanlah solusi dalam menyelesaikan masalah namun akan
menambah masalah. Dan kejujuran itu lebih indah,, Setidaknya akan membuat kita
lega setelah jujur*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar